Sidem Macro Point tergolong ke dalam spot muck diving yang jarang dikunjungi oleh wisatawan. Tingkat kepopulerannya masih berada di bawah Seraya Secrets dan Melasti. Padahal, lokasi penyelaman Siden menawarkan keindahan yang tidak kalah menakjubkan.

Ketiga lokasi penyelaman tersebut masih berada di kawasan Tulamben. Sedikit berbeda dengan Bali scuba diving spot, Sidem lebih cocok untuk muck diving. Dasar lautnya tergolong berpasir dan berlumpur.

Lokasi Penyelaman Sidem Macro Point

Letak diving point ini berada di kawasan Tulamben, Bali. Mirip dengan beberapa tempat diving di Tulamben, Sidem juga memiliki akses langsung ke pantai. Keunggulannya, pasir pantai di sini cenderung lebih halus sehingga akses masuk dan keluar menjadi lebih mudah.

Lokasi tepatnya ada di sebelah selatan Batu Niti, dekat dengan Pura Batu Belah. Proses penyelaman di mulai di dataran tinggi dangkal dengan lebar sekitar 20 meter. Setelahnya, jalan menuju dasar laut berpasir hitam mulai terlihat.

Begitu masuk ke dalam air, wisatawan akan menjumpai hamparan pasir vulkanik dan beberapa bongkahan batu besar. Situs menyelam ini idealnya cocok untuk penyelam-penyelam yang jeli.

Kondisi Menyelam di Sidem

sidem macro point

Salah satu spot diving Tulamben Bali ini mempunyai kedalaman sekitar 4 hingga 30 meter. Suhu air di situs Sidem berada di angka 28°C hingga 30°C. Kondisi lautnya cenderung tenang sehingga cocok untuk kegiatan eksplorasi makro.

Waktu penyelaman yang tepat ikut mempengaruhi tingkat keberhasilan melihat makro. Penyelam sebaiknya memilih waktu yang agak sepi agar terhindar dari keramaian. Pilih musim yang tepat untuk mengeksplorasi makro di situs Sidem.

Daya Tarik dari Sidem Macro Point

Situs penyelaman Sidem menyimpan banyak sekali daya tarik bagi penyelam. Terutama bagi penggemar makro. Tidak jarang penyelam menempatkan Sidem menjadi situs teratas yang wajib untuk masuk daftar kunjungan.

1. Keanekaragaman Kehidupan Laut Mikro

Berkat keindahannya, Sidem dinobatkan sebagai salah satu spot diving terbaik di Bali. Terdapat banyak sekali spesies kecil yang tumbuh di dasar pasir vulkanik Sidem. Pemandangan ini menjadi harta karun yang menarik bagi fotografer bawah laut.

Misalnya saja nudibranchs, frogfish, ghost pipefish, dan udang-udang kecil. Di lokasi penyelaman biasa, fotografer mikro cenderung sulit untuk menemukan spesies kecil ini. Oleh karena itu, Sidem terlihat berbeda di mata fotografer bawah laut.

2. Akses Pantai yang Mendukung

Penyelaman menuju situs Sidem umumnya langsung dari pantai. Artinya, penyelam tidak perlu menaiki perahu terlebih dahulu. Fleksibilitas ini tentu membantu penyelam yang membawa perlengkapan berat maupun kamera.

Area di pesisir pantai juga memiliki fasilitas yang lengkap. Mencakup tempat bilas, toilet, tempat makan, hingga penyewaan alat selam. Penyelam bisa menghabiskan waktu untuk beristirahat secara nyaman.

3. Tekstur Dasar Laut Berpasir

Lokasi Sidem Macro Point yang ada di kawasan Tulamben memiliki dasar laut berupa pasir vulkanik hitam. Terdapat banyak batu-batu karang dan batu besar yang menjadi tempat persembunyian makhluk laut mikro.

Variasi kedalaman di situs ini juga beragam sehingga penyelam berkesempatan melihat makhluk mikro di kedalaman yang berbeda-beda. Berkat lokasinya yang belum terlalu ramai, penyelam bisa melihat mikro dengan lebih tenang dan leluasa.

Fauna Laut yang Unik di Sidem Macro Point

sidem

Sebenarnya, penyelam yang datang ke Sidem Macro Point Bali memiliki kesempatan untuk bertemu beragam fauna laut. Hanya saja, tidak ada penyelam yang bisa memprediksi fauna apa saja yang nantinya akan ditemui.

1. Ikan Kodok

Jika menelusuri gambar Sidem Macro Point di situs internet, penyelam akan menemukan gambar ikan kodok. Fauna laut ini menjadi salah satu penghuni situs Sidem yang paling favorit.

Bentuk tubuhnya memiliki keunikan tersendiri. Ikan kodok juga mempunyai kemampuan melakukan kamuflase menyerupai batu karang. Penyelam terkadang sulit untuk membedakan ketika melihatnya di antara pasir vulkanik.

2. Ikan Kalajengking

Scorpionfish atau ikan kalajengking sering kali bersembunyi di balik pasir hitam maupun karang kecil. Sembari menunggu mangsanya lewat, ikan ini berusaha untuk menyamarkan dirinya.

Sesuai dengan namanya, ikan kalajengking tergolong sebagai fauna yang berbahaya. Bagian tubuhnya memiliki duri beracun yang berfungsi sebagai perlindungan diri alami. Penyelam bisa menemukan fauna ini di situs Sidem ketika beruntung.

3. Belut Moray

Kebiasaan belut moray yang mengintip dari celah karang bisa ditemukan dengan mudah di Sidem Macro Point. Dari segi tampilan, tubuh belut moray hampir serupa dengan ular. Bagian rahangnya sering kali terbuka sehingga menimbulkan kesan garang.

Belut ini tidak akan menyerang jika tidak terasa terancam. Oleh karena itu, penyelam yang datang ke situs Sidem wajib menikmati keindahannya dari jarak aman. Saat terancam, belut moray berpotensi melakukan upaya perlawanan yang tidak terduga.

4. Udang Mantis

Makhluk kecil ini kerap muncul di area pasir situs penyelaman Sidem. Capitnya yang kuat mampu memukul mangsa dengan kecepatan luar biasa. Berbeda dengan udang umumnya, udang mantis memiliki warna tubuh yang cenderung cerah.

Keunikan inilah yang membuat banyak fotografer bawah laut mencari udang mantis. Bukan untuk menangkapnya, fotografer bawah laut hanya memotretnya agar menghasilkan foto bernilai seni tinggi.

5. Ikan Bidadari Muda

Sidem Macro Point juga menawarkan keindahan dari ikan bidadari muda. Salah satu fauna di situs Sidem ini mempunyai kontras warna dengan pola garis yang mencolok. Ketika berenang di sekitar karang, tampilan ikan tampak begitu elegan.

Alasan inilah yang membuatnya memperoleh julukan sebagai “bidadari” laut. Penyelam atau pecinta fotografi yang penasaran dengan keindahannya bisa mendatangi situs penyelaman Sidem secepatnya.

6. Udang Karang Cambuk

Penamaan udang karang cambuk merujuk pada kebiasaannya yang kerap menempel pada karang cambuk. Tubuhnya yang kecil dan ramping sulit untuk terlihat oleh mata biasa. Penyelam memerlukan kejelian ekstra untuk mengamatinya.

7. Kuda Laut

Meski masih sedikit, ulasan Sidem Macro Point penuh dengan ulasan-ulasan positif dari penyelam. Situs penyelaman ini menawarkan segudang keindahan yang berbeda dengan situs penyelaman lainnya. Ketika beruntung, penyelam bisa menjumpai kudat laut di sana.

Menariknya, kuda laut menjadi salah satu fauna incaran para fotografer bawah laut. Tubuhnya yang kecil dengan ekor melingkar tampak mempesona jika tertangkap kamera. Faktanya, kuda laut jantanlah yang mengandung dan melahirkan anak-anaknya.

8. Udang Macan

Corak tubuh yang khas berupa garis-garis belang membuat fauna ini mendapat julukan udang macan. Habitatnya ada di area berpasir dan celah kecil batuan. Istimewanya, udang macam tergolong sebagai spesies yang langka.

Fasilitas di Sekitar Lokasi Penyelaman

Serupa dengan beberapa tempat diving di Bali Tulamben, masyarakat setempat juga masih mengelola area tepi pantai dekat lokasi penyelaman Sidem. Banyak toko minuman, makanan, jasa pembongkaran tangki selam, toilet, dan area bilas.

Perekonomian masyarakat setempat turut terbantu dengan kehadiran lokasi penyelaman ini. Wisatawan yang datang untuk menyelam juga terbantu dengan beberapa fasilitas yang tersedia. Berkat situs penyelaman, masyarakat setempat mendapat pemasukan tambahan.

Transportasi Sewaan dengan Kualitas Unggulan

Sidem Macro Point masuk ke dalam kawasan Tulamben, Bali. Kawasan ini memang populer sebagai spot menyelam yang cantik di Bali. Ke arah tenggara dari Tulamben, penyelam atau wisatawan bisa menemukan situs penyelaman Sidem dengan mudah.

Akses menuju situs penyelaman Sidem terbilang ramah untuk kendaraan roda empat. Oleh karena itu, penyelam atau wisatawan sebaiknya menggunakan layanan sewa mobil Bali untuk sampai ke area pesisir pantai.

Terlebih jika penyelam membawa peralatan diving milik pribadi. Penyelam atau wisatawan bisa dengan mudah membawa peralatan diving dan menaruhnya di bagian bagasi mobil sewaan. Jika tertarik untuk menyewa, hubungi Bali Bija Car Rental sekarang juga!